Halo, Teman-teman! Kalau kamu sudah kenalan sama si raksasa Flemish Giant, sekarang saatnya kamu menyapa aku, si Kelinci lokal Indonesia. Mungkin badanku memang lebih mungil dan imut dibandingkan sepupu-sepupuku yang dari luar negeri, tapi jangan salah, soal kelincahan dan kecerdasan, aku juaranya!

Meskipun namaku sering disebut sebagai "Kelinci Lokal", sebenarnya nenek moyangku adalah kelinci liar dari Eropa yang dibawa ke Indonesia pada masa kolonial. Seiring berjalannya waktu, kami beradaptasi dengan sangat baik dengan iklim tropis di sini, sehingga kami jadi lebih tangguh dan nggak gampang sakit. Itulah kenapa aku disebut kelinci lokal, karena aku sudah jadi "warga asli" yang paling jago bertahan hidup di cuaca Indonesia yang hangat.
Fakta menarik tentang aku bukan cuma soal badanku yang praktis dibawa-bawa, tapi aku punya telinga yang sangat responsif terhadap suara sekecil apa pun. Aku juga dikenal sebagai kelinci yang paling aktif; aku hobi banget melompat-lompat (binkying) sebagai tanda kalau aku lagi merasa sangat bahagia. Selain itu, aku punya berbagai macam corak warna bulu yang unik, mulai dari cokelat, putih, hingga kombinasi hitam-putih yang cantik. Meskipun mungil, aku sangat suka bersosialisasi dan senang sekali kalau ada yang mengajakku bermain kejar-kejaran di rumput hijau.
Ingin melihat aksi lincahku saat melompat atau ingin mencoba memberiku makan sayuran segar? Yuk, datang dan main bareng aku di HomPim Farm! Aku sudah siap menyambutmu dengan lompatan kegembiraanku yang paling seru. Sampai bertemu di sana, ya!